Wednesday, November 18, 2015

Puisi Pipin Pirmansyah










JERNIH
Karya : Pipin Pirmansyah

KAPAN DAUN YANG KUNING HIJAU KEMBALI
KAPAN RANTING YANG KERING  SEGAR KEMBALI
AKAR KEHIDUPAN PUN  TAK AKAN ABADI
BILA AIR YANG JERNIH TAK  MENYIRAMI

MENGAPA AIR YANG KERUH TAK JERNIH LAGI
MENGAPA SUNGAI YANG SURUT TAK MENGALIR LAGI
IKAN YANG MENARI PUN SUDAH TAK ADA LAGI
GEMERCIK CURAHAN AIR PUN SULIT KEMBALI LAGI

HANYA ADA  BATU BATU  YANG TERTANAM DI JIWA YANG SESAT
HANYA ADATEBING TEBING YANG SULIT DI PANJAT
HANYA ADA DEBU DEBU HITAM... PEKAT .....DAN PENAT
KAPAN ANGIN SEGAR MENGHAPUS WARNA HITAM
KAPAN LANGIT  MERAH  KEMBALI MEMBIRU TANPA MEMBISU

Bandung Barat, 9 September 2014.

SENYUMLAH

Karya : Pipin Pirmansyah

GURU DIGUGU DITIRU
Masa yang ditirunya begitu?
GURU DIGUGU DITIRU
Masa yang digugunya keliru?
GURU DIGUGU DITIRU
Masa bibirnya tak tersenyum malah kelu?
GURU DIGUGU DITIRU
Masa tak mencontoh prilaku?
GURU DIGUGU DITIRU
Masa seperti hati batu ?
Ataukah aku yang berprasangka?
tapi mungkin tak ada guru seperti itu,
atau mungkin itu bukan seorang guru?
mudah - mudahan =
Guru murah senyum,,,,,,
Baik hati,,
tak keliru,
tak membatu,
seharusnya mungkin sedikit terseyumlah,
walaupun mungkin tak pernah senyum
berusahalah terseyum
karena seyum itu ibadah,
daripada seperti yang mahal senyum
dosa itu...
memang dosa?