Monday, September 28, 2020

20 Soal PG dan Jawaban Tentang Teks Prosedur Kelas XI Semester 1

Di bawah ini soal Pilihan Ganda  B.Indonesia kelas 11 semester satu dan kunci jawaban untuk siswa SMA/SMK/MAK/MA/Sederajat dilengkapi dengan pembahasannya.

1. Kalimat yang mengandung perintah dalam teks prosedur adalah kalimat ….

a. imperatif

b. interigatif

c. baku

d. tanya

e. ke Satu

Jawaban: a. imperatif

Pembahasan:

Kalimat imperatif adalah kalimat yang mengandung unsur perintah..

2. Cermatilah teks berikut!

Batang pisang dikerap cukup dalam, kemudian batang pisang dirobohkan pelan-pelan. Caranya, salah satu pelepah daunnya ditarik sampai hampir roboh. Tandanya pisang jangan sampai membentur tanah agar tidak trusak. Sebelum tandan dekat ke tanah, ujung tandan dipegang dengan tangan atau disangga dengan alat yang telah disediakan.

Kutipan tersebut merupakan bagian dari ….

a. cara memanen buah pisang

b. cara memanfaatkan buah pisang

c. tanda-tanda buah pisang siap panen

d. buah pisang sebagai bahan keripik pisang

e. manfaat buah pisang selain sebagai buah meja

Jawaban: a. cara memanen buah pisang

Pembahasan:

Teks diatas termasuk dalam teks prosedur, teks tersebut menceritakan bagaimana cara memanen buah pisang dengan baik dan benar.


3. Bacalah teks prosedur berikut!

Daun cincau disiapkan di ember, lalu siram dengan air mendidih. Selama penyiraman dengan air mendidih daun diaduk-aduk dengan alat agar terjadi proses pelayuan yang merata. Air mendidih ini akan membuat daun yang semula keras dan kaku menjadi lemas dan tidak mengkilat. Air panas juga membantu proses penguapan, sehingga mengurangi aroma daun cincau.

Kutipan tersebut adalah bagian isi yang menjelaskan tentang ….

a. pemilihan bahan pembuatan cincau

b. bahan-bahan pembuatan cincau

c. salah satu langkah pembuatan cincau

d. perlengkapan untuk pembuatan cincau

e. manfaat ekonomis pembuatan cincau

Jawaban: c. salah satu langkah pembuatan cincau

Pembahasan:

Teks tersebut termasuk dalam teks prosedur, teks tersebut menceritakan bagaimana langkah pembuatan cincau.


4. Baca dengan cermat kutipan tersebut!

Rebuslah air bersih secukupnya sampai mendidih! Setelah itu, celupkan daun jeruk purut  beberapa saat agar daun itu menjadi lunak! Lalu, angkatlah daun jeruk purut itu dan tiriskan! Tumbuk selembar daun pandan dan diberi air matang! Setelah itu, peraslah untuk diambil airnya!

Kata-kata yang bermakna perintah adalah ,…

a. rebuslah, celupkan, tumbuk, peraslah

b. secukupnya, beberapa, menjadi, mendidih

c. rebuslah, beberapa, menjadi, diberi

d. tiriskan, menjadi, beberapa, selembar

e. selembar, pandan, peraslah, beberapa

Jawaban: a. rebuslah, celupkan, tumbuk, peraslah

Pembahasan:

Kalimat perintah biasanya menggunakan partikel -lah dalam teks tersebut yang menggunakan partikel     -lah adalah  rebuslah, celupkan, tumbuk, peraslah.

5. Cermatilah teks berikut!

Siapkan baskom yang sudah dibersihkan! Cucilah daun cincau hijau yang baru dipetik, masukan dalam baskom! Kemudian lumatkan dengan tangan yang sudah bersih! Sambil dilumatkan, berilah air matang sedikit demi sedikit, kemudian diremas, sehingga terasa lekat di tangan! Campurkan irisan daun pandan sewaktu pelumatan! Setelah terbentuk galatin (cairan kental) disaring dan ditampung pada panic yang telah disiapkan. Pelumasan dan penyaringan diteruskan hingga gelatin tidak lekat lagi.

a. kemudian, sehingga, dan

b. siapkan, masukkan, campurkan

c. kemudian, siapkan, disaring

d. setelah, campurkan, ditampung

e. campurkan, dan, disiapkan

Jawaban: a. kemudian, sehingga, dan

Pembahasan:

Kata hubung dapat disebut dengan kata hubung, kata yang hubung yang tepat dalam teks tersebut kemudian, sehingga, dan.


6. Teks prosedur kompleks memiliki struktur, yaitu

a. judul-tujuan-langkah langkah

b. judul-langkah langkah-tujuan

c. judul-langkah langkah

d. langkah langkah-tujuan

e. tujuan-langkah langkah

Jawaban: a. judul-tujuan-langkah langkah

Pembahasan:

Teks prosedur berisi tentang langkah membuat atau melakukan sesuat. Struktur teks prosedur adalah judul-tujuan-langkah langkah.


7. Dalam teks prosedur kompleks, hasil akhir yang akan dicapai terdapat dalam bagian ….

a. langkah langkah

b. tujuan

c. orietasi

d. abstrak

e. koda

Jawaban: b. tujuan

Pembahasan:

Tujuan berisi hasil yang dicapai dalam sebuah teks, jika tujuan teks tidak tercapai maka teks tersebut dapat dikatakan teks tanpa penyelesaian.


8. Berikut yang bukan merupakan ciri kebahasaan teks prosedur kompleks adalah ….

a. memiliki struktur “tujuan langkah-langkah

b. menggunakan verbal material

c. lucu dan menarik

d. menggunakan kalimat imperative

e. menggunakan kalimat partisipan manusia

Jawaban: c. lucu dan menarik

Pembahasan:

Berikut ciri kebahasaan teks prosedur adalah memiliki “struktur tujuan langkah-langkah, menggunakan verba material, menggunakan kalimat imperative menggunakan kalimat partisipan manusia.


9. Di dalam teks prosedur kompleks terdapat dua verbal yaitu ….

a. verbal material dan kebiasaan

b. verbal nonmaterial dan tingkah laku

c. verbal material dan tingkah laku

d. verbal antisipasif  dan kopulatif

e. verbal tingkah laku dan lain-lain

Jawaban: c. verbal material dan tingkah laku

Pembahasan:

Verba material merupakan yang mengacu pada tindakan fisik sedangkan verba tigkah laku adalah tindakan yang dilakukan dengan ungkapan.


10. Cermatilah teks berikut!

Tanaman selada sebenarnya tahan dalam keadaan segar selama beberapa waktu. Dengan catatan, pada saat menyimpan sebaiknya di tempat yang dingin. Caranya tempat itu ditaburi butiran atau remukan es.

Pernyataan di atas adalah tahap kegiatan yang disebut ….

a. pembersihan

b. pengelompokkan

c. pengemasan

d. penyimpanan

e. pemasaran

Jawaban: d. penyimpanan

Pemasaran:

Teks diatas teks prosedur, teks prosedur berisi tentang langkah-langkah pernyataan tersebut adalah tahap kegiatan adalah penyimpanan.

11. Bacalah pernyataan berikut!

(1) Memiliki tempat persemaian

(2) Membuat bedeng persemaian

(3) Memberi atap tempat persemaian

(4) Menyemai benih

(5) Pemeliharaan benih

Bagian inti dari langkah pembibitan tanaman adalah ….

a. (1),(2),(5)

b. (1),(4),(5)

c. (2),(4),(5)

d. (2),(3),(5)

e. (2),(3),(5)

Jawaban: a. (1),(2),(5)

Pembahasan:

Langkah-langkah tersebut termasuk teks prosedur, inti dari teks prosedur adalah jawaban a.

12. Perhatikan kutipan teks prosedur kompleks berikut!

Ingin menanam pohon buah, tetapi tidak memiliki lahan Anda bisa mencoba sistem tabulapot (tanaman buah dalam pot). Tekniknya cukup sederhana dan mudah diaplikasikan. Tanaman pun lebih cepat berbuah. Pertama, siapkan media tanamanya berupa tong atau pot da nisi dengan tanah yang telat dicampur oleh kompos ….

Jika teks tersebut Anda ubah menjadi penggalan drama, maka tempat yang tepat untuk dijadikan latar adalah ….

a. kelas

b. kantin

c. kebun

d. pasar

e. laboratorium

Jawaban: c. kebun

Pembahasan:

Salah satu unsur intrinsik yang wajib dimasukan dalam prosa/narasi adalah latar. Latar adalah pendeskripsian keadaan tempat, waktu dan suasana. Latar tempat adalah di mana peristiwa terjadi. Jika teks prosedur tersebut bertemakan proses menanam buah dalam pot latar tempat yang paling cocok ada pada kebun.


13. Perhatikan drama pendek berikut!

Bimo : “San, kamu jadi ikut program magister di UI?”

Sandi : “Jadi, kenapa memangnya?”

Bimo : “Saya udah daftar tapi bingung bayarnya ….”

Sandi : “Bayar di atm aja lebih simpel gak pake antre.”

Bimo : “ Oh bisa ya?”

Sandi : “Nah, cara pembayaran melalui ATM itu lebih mudah, pertama masuk ke menu Transaksi      Lainnya, lalu pilih menu Pembayaran, pilih menu Pendidikan, setelah itu kamu masukan nomor pelanggan.”

Bimo : “Nomor pelanggan maksudnya?”

Sandi : “Masukan kode institusi dan nomor registrasi. Contohnya, kode UI itu 050 dan setelah itu masukkan nomor registrasi kamu …. Setelah itu, ikuti petunjuknya saja … gampang kan?”

Judul teks prosedur kompleks yang tepat berdasarkan dialog drama tersebut adalah ….

a. Tata Cara Pendaftaran Program Magister UI

b. Prosedur Registrasi Ujian UI

c. Prosedur Pembayaran Registrasi Program Magister UI via ATM

d. Tata Cara Membuka Rekening di Bank

e. Tata Cara Pembayaran Registrasi Program Magister UI

Jawaban: c. Prosedur Pembayaran Registrasi Program Magister UI via ATM

Pembahasan:

Judul teks procedural kompleks dapat dilihat dari tujuan dan langkah-langkah yang muncul dalam drama di atas. Tujuan prosedur kompleks pada drama tersebut muncul pada dialog tuturan ketiga sandi, yaitu mudahnya melakukan pembayaran registrasi program magister SIMAK melalui ATM BNI. Dengan demikian, judul yang tepat adalah Prosedur Pembayaran Registrasi Program Magister SIMAK UI via ATM.

14. Berikut pernyataan yang tepat terkait langkah mengubah teks prosedur kompleks menjadi bentuk drama, kecuali ….

a. Menyiapkan tokoh-tokoh yang akan berperan dalam drama berdasarkan jumlah partisipan

b. Menyusun diaog secara sistematis berdasarkan sifat teks prosedur kompleks

c. Mengemas kalimat dialog agar bernuansa satire dan menghibur

d. Menentukan latar yang sesuai dengan tema dan tujuan teks prosedur kompleks

e. Menciptakan lakuan-lakuan yang disesuaikan dengan langkah-langkah pada teks prosedur kompleks

Jawaban: c. Mengemas kalimat dialog agar bernuansa satire dan menghibur

Pembahasan:

Untuk menciptakan drama berdasarkan teks prosedur kompleks, hal pertama yang kita perlukan adalah tokoh yang akan kita sesuaikan dengan partisipan pada prosedur kompleks. Hal kedua adalah menciptakan dialog yang sistematis. Kemudian, kita buat lakukan yang kita ambil berdasarkan langkah di dalam teks prosedur kompleks. Terakhir, ciptakan latar yang sesuai.


15. Dalam mengabstraksi teks prosedur kompleks, hal yang harus tetap dipertahankan adalah ….

a. mempertahankan bahasa yang digunakan

b. mempertahankan struktur isi dan kaidah kebahasaan

c. mempertahankan bagian-bagian teks prosedur

d. mempertahankan judul teks

e. mempertahankan efektivitas bahasa teks

Jawaban: b. mempertahankan struktur isi dan kaidah kebahasaan.

Pembahasan:

Mengabstraksikan bisa dikatakan juga sebagai merangkum teks. Dalam mengabstraksikan, hal yang tetap harus diperhatikan adalah bagian-bagian dari teks itu sendiri serta kekhasannya. Dalam hal ini, hal harus diperhatikan antara lain struktur isi dan kaidah kebahasaan teks prosedur kompleks.

16. Perhatikan paragraph berikut!

Inilah beberapa kiat atau cara untuk membuat status yang berkualitas di media sosial. Harap dierhatikan, isi status seseorang sebenarnya menggambarkan kepribadiaan pemiliknya! Hal yang menarik saat ini adalah banyak perusahaan menjadikan status seseorang di media sosial sebagai daftar riwayat hidup pemiliknya. Perusahaan juga dapat mengetahui etos kerja dan karakter pemiliknya. Oleh sebab itu, sejak sekarang, isi status tersebut dengan hal yang bermanfaat dan berkualitas!.

Kutipan tersebut menginformasikan tentang ….

a. manfaat status di media sosial

b. status adalah gambaran pribadi pemiliknya

c. status adalah riwayat hidup pemiliknya

d. cara menjaga status di media sosial agar berkualitas

e. status harus meningkatkan kualitas pemiliknya

Jawaban: a. manfaat status di media sosial

Pembahasan:

Informasi merupakan sekumpulan data atau fakta yang diorganisasi diolah dengan cara tertentu sehingga mempunyai arti bagi penerima. Data yang telah diolah menjadi sesuatu yang berguna bagi si penerima maksudnya yaitu dapat memberikan keterangan atau pengetahuan. Informasi yang terdapat dalam kutipan teks tersebut adalah jawaban a.


Cermatilah teks prosedur berikut untuk menjawab nomor 17 dan 18!

Proses pembuatan nata de coco

1. Saringlah air kelapa menggunakan saringan halus! Ini untuk menghilangkan, pecahan tempurung, serat sabut, atau kotoran lainnya.

2. Panaskan air kelapa tadi selama 30 menit!

3. Selama pemanasan berlangsung, masukan bahan tambahan lainnya!

4. Sebelum pemanasan selesai tambahkan asam cuka hingga mencapai PH tertentu!

5. Pemanasan harus berhenti jika sudah mencapai pH yang dimaksud!


17. Kelompok kata kerja imperatif adalah ….

a. saringan, pemanasan, berhenti

b. tambahkan, panaskan, ,masukkan

c. mencapai, berlangsung, menghilangkan

d. saringan, berlangsung, mencapai

e. pemanasan, masukkan, mencapai

Jawaban: b. tambahkan, panaskan, masukkan

Pembahasan:

Imperatif adalah kata yang memiliki makna memerintah, dalam teks tersebut dapat diketahui dengan imbuhan partikel-kan.

18. Urutan langkah-langkah yang benar pembuatan nata de coco dari air kelapa adalah ….

a. pendidikan, pewadahan, penyaringan, pendinginan, penutupan

b. penyaringan, pendidihan, pewadahan, penutupan, pendinginan

c. penutupan, penyaringan, pendidihan, pendinginan, pewadahan

d. pewadahan, penutupan, penyaringan, pendidihan, pendinginan

e. pendinginan, pewadahaan, penyaringan, pendidihan, penutupan

Jawaban: b. penyaringan, pendidihan, pewadahan, penutupan, pendinginan

Pembahasan:

Teks tersebut termasuk teks prosedur yaitu cara pembuatan nata de coco. Nata de coco yang sesuai dengan urutan adalah jawaban b.

19. Baca cermat langkah-langkah pembuatan keripik pisang berikut!

(1) Perendaman.

(2) Pemilihan bahan.

(3) Pengupasan.

(4) Penggorengan.

(5) Perajangan/ Pemotongan.

Urutan langkah yang tepat adalah ….

a. (1), (2), (3), (5), (4)

b. (2), (1), (3), (4), (5)

c. (2), (3), (5), (1), (4)

d. (5), (1), (2), (3), (4)

e. (2), (3), (1), (4), (5)

Jawaban: c. (2), (3), (5), (1), (4)

Pembahasan:

Langkah-langkah tersebut termasuk pada teks prosedur, langkah-langkah tersebut yang benar adalah sebagai berikut.

(2) Pemilihan bahan.

(3) Pengupasan.

(5) Perajangan/ Pemotongan.

(1) Perendaman.

(4) Penggorengan.


20. Perhatikan kutipan drama dibawah ini!

A. Sato : “Eh, Budi, ada apa Bud?

    Tumben sore-sore kemari?”

B. Budi : “To, ada waktu ga? Minta ajarin melukis di atas kanvas dengan cat minyak di atas kanvas             dengan cat minyak dong!”

C. Sato  : “Melukis di atas kanvas itu mengasyikkan Bud. Teknik yang digunakan untuk melukis di             kanvas dengan cat minyak juga gak sulit kok, hanya butuh kesabaran dan ketelatenan walau                   dibutuhkan keberaniaan dalam aplikasi warna tertentu.”

D. Budi : “Ah, masak sih? Keliatannya sulit? Jadi tambah penasaran nih .. saya sudah siapkan semua           peralatannya nih, kuas, palet, pensil gambar, penghapus, cat minyak … udah semua kan? Atau ada         yang kurang?”

E. Sato : “Udah semua kok. Nah, pertama kamu coba gambar dulu sketsanya di kanvas. Jangan terlalu         tebal biar nanti pas dicat tidak terlalu kelihatan garis. Kalau sketsa sudah jadi, coba, kamu mulai             lakukan campuran warna. Ada teknik dalam mencampur warna ….”

Bagian yang menunjukkan tujuan prosedur kompleks ada pada ….

a. a

b.b

c. c

d. d

e.e

Jawaban: c. c

Pembahasan:

Tujuan adalah hasil akhir yang akan dicapai setelah kita melakukan urutan langkah-langkah dalam teks prosedur kompleks. Berdasarkan drama tersebut , tujuan teks prosedur kompleks adalah mampu menciptakan lukisan di atas kanvas dengan menggunakan cat minyak.tujuan pada penggalan drama di atas muncul pada bagian C.

GERAK DASAR TARI MATERI SENI BUDAYA KELAS X

GERAK DASAR TARI

Gerak adalah materi dasar dari tari dan pada hakikatnya setiap manusia dapat bergerak, sehingga dapat menari. Tari tidak menggunakan sarana lain kecuali tubuh manusia itu sendiri yang menghasilkan gerak. Namun untuk dapat menari dengan baik perlu dibangun pengetahuan dan rasa kinestetis (kinesthetic sense) pada tubuh dan bagian-bagiannya. Kinesthesis menyadarkan penari akan tubuhnya (body awareness), kesadaran tubuh yaitu suatu kemampuan untuk memahami dan mengendalikan tubuh dan seluruh bagian tubuhnya. Sehubungan dengan kesadaran akan tubuh (body awareness) tersebut.

KONSEP GERAK TARI

Perlu kalian ketahui bahwa gerak tari memiliki bentuk yang beraneka ragam. Setiap tarian memiliki ciri khas atau keunikan geraknya masing-masing. Sehingga gerak tari tidak hanya terpaku pada gerak tari baku melainkan gerak tari dapat dikembangkan menjadi gerak tari kreasi. Tari Betawi dikelompokkan menjadi dua jenis tari yaitu bentuk tari Topeng dan tari Cokek. Ragam gerak dasar pada tari Betawi terdiri dari Gibang, selancar, rapat nindak, kewer, pakblang, goyang plastik dan gonjingan. Dari ragam gerak dasar tersebut dapat dikembangkan lagi menjadi gerak yang lebih ritmis dengan ruang gerak yang lebih luas. Tari merupakan bagian dari kehidupan masyakat Bali, hampir semua rutinitas upacara keagaman maupun upacara adat didalamnya terdapat unsur tari. Ragam gerak dasar tari bali terdiri dari ngumbang, agem, angsel, piles dan ngeseh. Gerakkan tari bali yang sangat dimanis dengan ciri khas geraknya ditambah dengan gerakan mata (nyeledet). Seorang penari yang menari di atas Gendang menjadi ciri khas dari tari Pa’gellu dari Toraja (Sulawesi Selatan). 

Ragam gerak dasar tari Pa’gellu dari yaitu gerak Pa’gellu, Pa’tabe, Pa’gellu Tua, Pang’rapa Pentalun, Panggirik Tangtaru, Pa’tutu. Tari pa’gellu di pertunjukkan di setiap upacara/ritual syukuran atau “Rambu Tuka” dikalangan suku Toraja dengan dirinngi intrumen gendang. Setiap gerakangerakannya dalam pa’gellu adalah simbol keseharian masyarakat Toraja yang memiliki nilai filosofi yang dianut dalamaturan dan adat leluhur mereka. Gerak pada tarian daerah Jawa biasanya tertuju pada gerak yang bertumbuh dan berkembang di keraton atau istana. Gerak-gerak yang berkembang di keraton memiliki aturan-aturan tersendiri dalam melakukannya. Setiap gerak memiliki makna dan filosofi tersendiri. Gerak dasar pada tari Jawa tendapat srisig, sabetan, hoyog, lumaksana, kengser, seblak sampur, ulap-ulap. Geraknya yang lembut menjadi ciri khas gerak tari Jawa. Di dalam gerak terkandung tenaga / energi yang mencakup ruang dan waktu. Artinya gejala yang menimbulkan gerak adalah tenaga dan bergerak berarti memerluang ruang dan membutuhkan waktu ketika proses gerak berlangsung. Rudolf Von Laban membagi aspek gerak menjadi beberapa bagian yaitu gerak bagian kepala, kaki, tangan dan badan ( the Body), jarak. Rentangan atau tingkatan gerak (space) dan gerak yang kuat, lemah, elastis, penekanan ( dynamich ). Oleh karena itu timbulnya gerak tari tberasal dari hasil proses pengolahan yang telah mengalami stilasi (digayakan) dan distorsi (pengubahan), yang kemudian melahirkan dua jenis gerak yaitu gerak murni dan gerak maknawi.


Berikut ini merupakan beberapa gerak murni yang terdapat pada tari tradisi.

a. Pada gerak dasar kaki

1. Adeg-adeg (Jawa) adalah kesiapan sikap dasar kaki pada saat mulai menari

2. Wedhi kengser (Jawa) dan seser (sunda) adalah gerak menggeser tel apak kaki ke samping kanan        dan   kiri

3. Trecet adalah gerakan bergeser ke samping (kiri atau kanan) dengan kaki jinjit dan lutut di tekuk

4. Trisig (Jawa) adalah gerakan berpindah tempat, maju mundur dan berputar dengan berlari kecil,            jinjit   dan tubuh agak merendah.

b. Pada gerak dasar tari bagian tangan dan lengan terdapat gerakann ngiting, nyampurit (Sunda),            nyempurit (Jawa), ngrayung, pa’blang dan kewer (Betawi ),capang (Sunda) dan gerak ukel.

c. Pada gerak dasar tari bagian kepala

1. Gilek adalah kepala membuat lengkungan ke bawah, kiri dan kanan

2. Galieur adalah gerak halus pada kepala yang dimulai dari menarik dagu, kemudian ditarik dengan          leher kembali ke arah tengah

3. Pacak gulu dan jiling adalah gerak kepala ke kiri dan ke kanan secara cepat.

Teknik dan Prosedur Gerak Tari

Gerak merupakan salah satu keunikan pada tari. Keunikan dapat berdasarkan dari daerah mana tarian tersebut berasal. Untuk dapat melakukan gerak diperlukan teknik dan prosedur yang berbeda. Teknik berhubungan dengan cara melakukan gerak sedangkan prosedur berhubungan dengan tahapan-tahapannya. Gerak berjalan misalnya, ada yang dilakukan dengan teknik jinjit. Prosedur untuk melakukan gerak berjalan dengan jinjit misalnya dimulai dengan badan tertumpu pada tumit dan melangkah setahap demi setahap.

Deskripsi gerak ini merupakan bagian kecil dari ragam gerak yang ada di setiap etnis di Indonesia. Melakukan gerak pada tari terdiri dari gerak kepala, gerak tangan, gerak badan dan gerak kaki

1.   Gerakan Badan Gerakan badan pada tari, diantaranya sebagai berikut.

      Hoyog, yaitu gerakan badan dicondongkan ke samping kanan atau kiri. 

Gerakan Hoyog



     Engkyek, yaitu gerakan badan dicondongkan ke kiri atau ke               kanan, dengan sikap tangan lurus ke samping. 


     Polatan, yaitu gerakan arah pandangan. 

     Oklak, yaitu menggerakkan pundak ke depan dan belakang. 

     Entrag, yaitu menghentakkan badan ke bawah berkali-kali, seolah-olah badan mengeper.

2. GERAK KEPALA dalam tari Jawa Barat yaitu galeong





gelieur 



dan gelengan kepala tengok kanan        dan kiri.

3. Gerakan Kaki Debeg, yaitu menghentakkan ujung telapak kaki.

    Gejuk yaitu menghentakan kaki kebelakang dengan jinjit. 




    Kengser, yaitu bergerak ke kiri atau ke kanan dengan menggerakkan kedua telapak kaki. 

    Srisig, yaitu  lari kecil dengan berjinjit. 

    Trecet, yaitu telapak kaki jinjit bergerak ke kiri dan ke kanan. Tunjak tancep, yaitu sikap berdiri             diam.

4. Gerakan Tangan yaitu lenggang yaitu menggerakkan kedua tangan dengan arah yang berlawanan, 

   pakblang yaitu meluruskan kedua tangan keatas dengan tepak tangan mengarah keatas dan kebawah,     ngerayung yaitu gerak telapak tangan membuka dan ibu jari di tekuk ke telapak tangan.





Sumber :

Buku Seni Budaya Kelas X SMA / MA / SMK / MAK Kementrian Pendidikan 2017


Sunday, September 27, 2020

PENGERTIAN TEKS EKSPOSISI, STRUKTUR dan CONTOHNYA

Pengertian Teks Eksposisi


Teks eksposisi adalah paragraf atau karangan yang terkandung sejumlah informasi dan pengetahuan yang disajikan secara singkat, padat, dan akurat. Pendapat lain menyatakan bahwa Teks Eksposisi adalah jenis atau ragam teks yang memiliki fungsi menyampaikan gagasan-gagasan berupa pemikiran tentang suatu topik. Paragraf eksposisi ini bersifat Ilmiah atau dapat dikatakan non fiksi.
Ragam teks Eksposisi ini sering digunakan dalam konteks komunikasi sehari-hari secara lisan, maupun tulisan. Misalnya, ketika kalian melakukan diskusi dalam forum seminar, seseorang yang menyampaikan argumen dalam debat pendapat dan sebagainya.
Untuk memperjelas uraian, dapat dilengkapi dengan grafik, gambar atau statistik. Sebagai catatan, tidak jarang eksposisi ditemukan hanya berisi uraian tentang langkah/cara/proses kerja. Eksposisi demikian lazim disebut paparan proses. Teks Eksposisi layaknya teks yang lain, yakni memiliki struktur.
Tujuan Teks Eksposisi

Adalah Untuk menjelaskan informasi tertentu supaya dapat menambah ilmu pengetahuan pembaca, sehingga dengan membaca teks eksposisi maka pembaca akan mendapatkan pengetahuan secara rinci dari suatu hal atau kejadian.

Ciri-Ciri Teks Eksposisi

Adapun ciri-ciri teks eksposisi yang diantaranya yaitu:
  • Singkat dan Padat
  • Gaya informasi yang mengajak.
  • Penyampaian teksnya secara lugas dan menggunakan bahasa yang baku.
  • Menjelaskan informasi-informasi pengetahuan.
  • Tidak memihak berarti tidak memaksakan kemauan dari penulis terhadap pembacanya.
  • Teks eksposisi bersifat objektif dan netral.
  • Penjelasannya disertai data-data yang akurat.
  • Fakta digunakan sebagai alat konkritasi dan kontribusi.
  • Umumnya menjawab pertanyaan apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, bagaimana

Struktur Teks Eksposisi

Adapun struktur teks eksposisi yang diantaranya yaitu:
1.Judul
Judul hendaknya menggambarkan sesuatu yang dibahas dalam teks Eksposisi. Judul hendaklah ditulis dengan kata-kata yang   singkat, menarik dan sarat akan makna.
2.Pernyataan Umum atau Tesis
Bagian ini berfungsi untuk memperkenalkan topik sekaligus menempatkan pembaca pada posisi tertentu. Karena dengan teks   yang digunakan penulis itu ingin mengemukakan pendapat, maka pembaca bisa berada pada posisi yang sependapat atau pada   posisi yang bersebrangan dengannya.
3.Argumentasi atau alasan
Bagain dari teks Eksposisi adalah argumen atau alasan. Panjang dan pendeknya bagian ini tergantung pada jumlah argumen   yang telah kalian kenalkan secara garis besar di dalam pernyataan umum, kemudian kalian menyebutkan ulang dan menjabarkan   argumen tersebut dalam paragraf-paragraf. Pengembangan argumen menjadi paragraf ini dilakukan melalui penyajian contoh   dan alasan.
4.Penegasan Ulang Pendapat (Simpulan)
Pengulangan tersebut dilakukan dengan berdasarkan pada argumen yang telah disajikan di dalam bagian sebelumnya.   Pengulangan opini bersifat pilihan, sehingga tidak semua teks Eksposisi mempunyainya.
Jenis-Jenis Teks Eksposisi
Adapun jensi-jenis teks eksposisi yang diantaranya yaitu:
  • Eksposisi definisi yaitu suatu paragraf eksposisi yang memaparkan definisi suatu topik tertentu.
Contohnya;
Golbalisasi adalah proses ketika dunia menjadi semakin saling terhubung sebagai hasil dari peningkatan perdagangan dan pertukaran budaya secara masif. Globalisasi telah meningkatkan produksi barang dan jasa. Perusahaan yang dimaksud bukan lagi perusahaan nasional tetapi perusahaan multinasional dengan anak perusahaan di banyak negara.
  • Eksposisi proses yaitu langkah-langkah atau cara-cara untuk melakukan sesuatu dari awal hingga akhir.     
Contohnya;
Ketika seseorang menulis teks eksposisi, langkah awalnya adalah menentukan topik yang kemudian dituangkan ke dalam judul. Setelah itu, pernyataan penulis berdasarkan fakta dituangkan ke dalam bagain tesis, yang di dalamnya juga terdapat posisi penulis apakah pro ataukah kontra.    
  • Eksposisi ilustrasi yaitu teks yang memaparkan informasi atau penjelasan-penjelasan tertentu dengan caranya memberikan gambaran yang sederhana mengenai suatu topik dengan topik lainnya yang memiliki kesamaan sifat atau kemiripan dalam hal-hal tertentu.
Contohnya;
Salah satu tanda pemanasan global adalah peningkatan suhu udara di bumi. Pada suatu kondisi tertentu, suhu udara di bumi diibaratkan pemanasan mesin kendaraan bermotor. Dampak pemanasan global dapat dirasakan dengan panasnya udara di sekitar kita. Udara yang pada umumnya dirasakan biasa, kini sudah melampaui batas normal. Hal itu seperti halnya mesin motor yang memanas karena dikendarai secara terus-menerus.
  • Eksposisi laporan yaitu paragraf eksposisi yang mengemukakan laporan dari sebuah berita atau penelitian tertentu.
Contohnya;
Salah satu kegiatan positif yang bisa dilakukan saat liburan adalah olah raga. Olah raga sendiri merupakan kegiatan yang menyenangkan dan bisa dilakukan oleh semua kalangan, terutama bagi anak sekolah yang sedang liburan bisa menjadikan kegiatan ini untuk mengisi waktu kosong. Beberapa olah raga mudah yang bisa dilakukan seperti bulu tangkis, renang, lari, sepak bola, voli, dan masih banyak lagi yang lainnya.
  • Eksposisi perbandingan yaitu eksposisi yang gagasan utamanya disajikan dengan cara membandingkan dengan yang lain.
Contohnya;
Pemerintah telah menyediakan listrik dengan tarif murah. Setiap orang dapat menjadi pelanggan listrik dengan tidak banyak mengeluarkan biaya. Sementara itu, petromaks memerlukan perawatan yang lebih cermat dan banyak menggunakan bahan bakar bila dibandingkan dengan sebuah tenaga pembangkit listrik. Petromaks hanya dapat menghasilkan sebuah sumber terang dan hanya bermanfaat untuk penerangan. Dengan sebuah pembangkit tenaga listrik dapat dihasilkan ribuan, bahkan jutaan watt listrik’ dan bukan hanya dipergunakan untuk penerangan, tetapi juga untuk keperluan-keperluan lain. Listrik terdapat di kota-kota. Petromaks biasanya dipergunakan di tempat-tempat yang tidak ada listrik atau di desa-desa.
  • Eksposisi pertentangan yaitu eksposisi ini berisi tentang hal pertentangan akan suatu hal dengan hal lainnya.
Contohya;
Terdapat keunikan yang sangat menarik dari planet Merkurius. Lama rotasi dan revolusi planet ini berbanding terbalik.  Untuk berevolusi mengitari matahari, Merkurius membutuhkan waktu selama 88 hari. Sebaliknya, untuk berputar pada porosnya, 59 hari adalah waktu yang dibutuhkan oleh planet Merkurius. Perbedaannya sangat mencolok dengan bumi yang hanya membutuhkan waktu 1 hari.
Unsur Kaidah Penulisan Teks Eksposisi
Beberapa langkah tersebut, sebagai berikut.
  • Menentukan topik yang akan disajikan
 Langkah pertama yang harus dilakukan saat membuat teks eksposisi adalah menentukan tema. Dengan menentukan tema, pada saat  menulis kita lebih terfokus pada tema tersebut sehingga dapat lebih menjiwai tulisan yang dibuat. Adapun sifat topik-topik  yang dikembangkan dalam teks eksposisi, sebagai berikut.
  • Menentukan tujuan eksposisi
Setelah menentukan topik yang akan dipaparkan, kita harus memiliki tujuan yang nantinya akan memberikan penjelasan dan  pemahaman kepada pembaca.
  • Memilih data yang sesuai dengan tema
Setelah menentukan tema dan tujuan penulisan, langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah mengumpulkan data atau bahan  yang diperlukan dalam penulisan teks eksposisi. Bahan dapat diperoleh dari buku, majalah, pencarian di internet, surat  kabar, maupun wawancara langsung.
  • Membuat kerangka karangan
Sebelum pembuatan karangan eksposisi, terlebih dahulu membuat kerangkanya secara lengkap dan sistematis.
  • Pembahasan dengan mengembangkan kerangka karangan
Setelah kerangka karangan tersusun, mengembangkan secara lebih lengkap lagi agar ciri-ciri eksposisi dapat tersalurkan,  eksposisi yang bersifat informatif, objektif, dan logis. Dalam karangan ini, pengarang lebih menjelaskan maksud dari  topiknya itu dengan menyertakan bukti-bukti yang konkret sebagai penunjang dari pembahasan itu.
  • Membuat simpulan
Sesuai dengan tujuan menuliskan sebuah karangan eksposisi, kesimpulan harus sejalan, bahkan harus memperkuat tesis  tersebut.
Unsur kebahasaan Teks Eksposisi
1.Pronomina
Pronomina atau kata ganti adalah jenis kata yang menggantikan nomina atau frasa nomina. Pronomina dapat diklasifikasikan menjadi dua macam yaitu pronomina persona dan pronomina nonpersona.
Pronomina Persona (kata ganti orang) yaitu Persona Tunggal
Contohnya seperti:
·ia,
·dia,
·anda,
·kamu,
·aku,
·saudara,
·-nya,
·-mu,
·-ku,
·si-.,
Persona Jamak Contohnya seperti:
·kita,
·kami,
·kalian,
·mereka,
·hadirin,
·para.
Pronomina Nonpersona (kata ganti bukan orang) yaitu Pronomina Penunjuk 
contohnya seperti;
-ini, 
-itu, 
-sini, 
-situ, 
-sana.
Pronomina penanya 
contohnya seperti;
-apa, 
-mana, 
-siapa.
2.Nomina dan Verba
Nomina (kata benda)
Merupakan kata yang mengacu pada benda, baik nyata maupun abstrak. Dalam kalimat berkedudukan sebagai subjek. Dilihat dari bentuk dan maknanya ada yang berbentuk nomina dasar maupun nomina turunan.
Nomina dasar contohnya;
·gambar,
·meja,
·rumah,
·pisau.
Nomina turunan contohnya;
·perbuatan,
·pembelian,
·kekuatan, dll.
Verba (kata kerja)
Merupakan kata yang mengandung makna dasar perbuatan, proses, atau keadaan yang bukan sifat. Dalam kalimat biasanya  berfungsi sebagai predikat.
3.Konjungsi
Kata penghubung (konjungsi).
Contohnya;
·pada kenyataannya,
·kemudian,
·lebih lanjut.
Untuk memperkuat argumentasi, kata hubung atau konjungsi dapat dimanfaatkan. Dalam konteks pengajuan pendapat tentang kebijakan bahasa ASEAN itu, penulis menghubungkan argumentasi dengan kata hubung pada kenyataannya, kemudian, dan lebih lanjut. Idealnya, argumentasi tidak disajikan secara acak. Kata hubung seperti itu dapat digunakan untuk menata argumentasi dengan cara mengurutkan dari yang paling kuat menuju ke yang paling lemah atau sebaliknya.

Contoh Paragraf Teks Eksposisi

Manfaat Lidah Buaya

Sejak zaman dulu, nenek moyang kita telah mengenal manfaat tanaman lidah buaya. Manfaat tanaman ini tidak hanya berguna untuk menyuburkan rambut, akan tetapi juga bermanfaat untuk kesehatan tubuh manusia.
Walaupun sejak dulu dikenal mempunyai banyak manfaat, namun tidak banyak orang yang mengetahui bahwa tanaman ini dapat dijadikan sebagai komoditas yang sangat menguntungkan.
Para peneliti mengungkapkan banyak sekali manfaat yang terdapat dalam tanaman lidah buaya. Dibawah ini akan dijelaskan mengenai manfaat tanaman tersebut :
1. Bagian tertentu dari tanaman ini bisa dijadikan sebagai obat yang sangat baik untuk mempercepat proses penyembuhan. Lidah buaya dinilai sangat ampuh untuk mengobati bekas luka, luka karena cedera ataupun luka karena terbakar.
2. Lidah buaya juga dikenal bersifat anti-inflamasinya. Dengan kata lain, tanaman ini memiliki kemampuan untuk memperlambat peradangan karena adanya asam lemak. Mengoleskan gel lidah buaya bisa mencegah atau menghentikan perdagangan yang disebabkan oleh cedera, dan lain sebagainya.
3. Lidah buaya dapat meningkatkan pencernaan dan membantu detoksifikasi tubuh. Lidah buaya juga sangat baik untuk mengatasi sembelit.
Sudah sangat jelas, lidah buaya tidak hanya bermanfaat sebagai ramuan untuk menyuburkan rambut, akan tetapi bisa dijadikan sebagai makanan alami yang sangat menyehatkan. Ternyata alam sangat lengkap menyediakannya untuk kita.
Mari kita lihat cara mengindentifikasi struktur Teks Eksposisi pada teks diatas yang berjudul Manfaat Lidah Buaya
-Tesis
Sejak zaman dulu, nenek moyang kita telah mengenal manfaat tanaman lidah buaya. Manfaat tanaman ini tidak hanya berguna untuk menyuburkan rambut, akan tetapi juga bermanfaat untuk kesehatan tubuh manusia.
-Argumentasi
Walaupun sejak dulu dikenal mempunyai banyak manfaat, namun tidak banyak orang yang mengetahui bahwa tanaman ini dapat dijadikan sebagai komoditas yang sangat menguntungkan.
Para peneliti mengungkapkan banyak sekali manfaat yang terdapat dalam tanaman lidah buaya. Dibawah ini akan dijelaskan mengenai manfaat tanaman tersebut :
1.Bagian tertentu dari tanaman ini bisa dijadikan sebagai obat yang sangat baik untuk mempercepat proses penyembuhan. Lidah buaya dinilai sangat ampuh untuk mengobati bekas luka, luka karena cedera ataupun luka karena terbakar.
2.Lidah buaya juga dikenal bersifat anti-inflamasinya. Dengan kata lain, tanaman ini memiliki kemampuan untuk memperlambat peradangan karena adanya asam lemak. Mengoleskan gel lidah buaya bisa mencegah atau menghentikan perdagangan yang disebabkan oleh cedera, dan lain sebagainya.
3.Lidah buaya dapat meningkatkan pencernaan dan membantu detoksifikasi tubuh. Lidah buaya juga sangat baik untuk mengatasi sembelit.
-Penegasan Ulang 
Sudah sangat jelas, lidah buaya tidak hanya bermanfaat sebagai ramuan untuk menyuburkan rambut, akan tetapi bisa dijadikan sebagai makanan alami yang sangat menyehatkan. Ternyata alam sangat lengkap menyediakannya untuk kita.

Demikian materi tentang Teks Eksposisi, semoga dapat menjadikan bahan materi yang berguna.

Sumber/ Referensi
1.Suherli,dkk. 2017. Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas X Revisi Tahun 2017. Jakarta: Pusat                   Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.
2.Suherli, dkk. Buku Guru Bahasa Indonesia Kelas X Revisi Tahun 2017. Jakarta: Pusat Kurikulum           dan     Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.
3.Kosasih, E. 2014. Jenis-Jenis Teks dalam Mata Pelajaran Bahasa Indoneisa SMA/MA/SMK.                   Bandung: Yrama Widya


Monday, September 7, 2020

12 Macam Nama Batik Terkenal se Dunia.

 12 Macam Nama Batik Terkenal se Dunia.

 Di negara Indonesia banyak jenis batik, begitu banyak kakayaan negeri kita, antara lain batik.

Macam- macam batik

1.       Batik Megamendung

 


 

Batik Megamendung merupakan motif kain batik khas daerah Cirebon. Motif batik Megamendung sangat khas dengan bentuk awan besar berwarna cerah dan mencolok. Beberapa warna yang umum digunakan pada batik Megamendung adalah biru, merah tua, ungu, dan hijau tua.
2.       Batik Tujuh Rupa Pekalongan

 


 

Pekalongan merupakan salah satu daerah yang terkenal sebagai daerah pengrajin batik dan pusat batik. Berbagai motif batik yang elegan banyak dihasilkan di kota Pekalongan. Ciri khas batik Pekalongan yakni didominasi dengan motif tumbuh-tumbuhan dan hewan. Batik Pekalongan akan sangat cantik apabila dikombinasikan dengan pakaian berbahan polos.
3.       Batik Parang Rusak

 


Motif batik ini pasti sering sekali kalian lihat. Motif batik Parang Rusak merupakan motif batik yang sangat populer di kalangan pecinta batik. Motif batik Parang Rusak mengandung arti mendalam, yakni peperangan manusia dalam melawan sifat buruk dan nafsu selama hidup. Batik Parang Rusak sangat sering digunakan untuk berbagai kerajinan berbahan batik.
4.       Batik Keraton

 


 

Batik Keraton merupakan batik yang awalnya dibuat oleh para putri dan pengrajin batik yang ada di lingkungan Keraton. Motif batik Keraton ini sangat kental dengan nuansa elegan, sakral dan sarat akan filosofi kehidupan. Karenanya, dulu batik Keraton hanya boleh digunakan oleh sebagian orang saja
5.       Batik Priyangan Tasikmalaya

 


 

Batik Priyangan Tasikmalaya terkenal dengan ciri khasnya yang memiliki corak yang rapat, rapi, dan berkelas. Dominasi motif rumput dan tumbuh-tumbuhan menjadi identitas utama batik Priyangan.
6.    Batik Lasem

 


 

Batik Lasem adalah batik yang berasal dari daerah bernama Lasem yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur. Batik Lasem memiliki ciri khas warna merah menyala. Hal ini disebabkan karena batik Lasem sangat dipengaruhi oleh kebudayaan Cina.
7.       Batik Bali

 




Ragam batik khas Pulau Dewata ini juga tak kalah populer, lho! Motif batik Bali banyak terinspirasi dari berbagai hewan seperti kura-kura, burung bangau, dan rusa. Warna-warna yang digunakan pada batik Bali juga dominan warna cerah, seperti biru, kuning, dan ungu.
8.       Batik Pring Sedapur Magetan

 



 

Batik Pring Sedapur Magetan merupakan pilihan batik dengan motif sederhana dan simpel. Meskipun begitu, batik Pring Sedapur sarat akan makna filosofis. Motif batik ini didominasi oleh gambar-gambar tanaman bambu yang mengandung arti hidup rukun dan tentram.
9.       Batik Malang

 



 

Kota Malang, Jawa Timur juga punya motif batik kebanggaan. Batik Malang memiliki ciri khas warna cerah. Motif batik Malang juga unik, yakni kombinasi gambar-gambar candi yang ada di kota tersebut.
10.    Batik Betawi




Jakarta juga punya batik, lho! Batik Betawi kerap ditampilkan dalam pameran kebudayaan Betawi ataupun digunakan pada acara-acara bergengsi seperti perhelatan Abang None Jakarta. Pilihan warna-warna cerah yang mencolok dipadukan dengan motif unik khas Betawi seperti ondel-ondel, pucuk rebung, nusa kelapa, dan gambang kromong menjadi ciri khas batik Betawi.

11.   Batik Cimahi

 



 

Motif Cirendeu  diambil dari Singkong atau sampeu yang merupakan makanan pokok pengganti nasi bagi masyarakat sekitar selama 80 tahun, , pada motif Cirendeu ini, motif daun singkong dan ketela .
Motif Ciawitali bermotif lukisan bambu dan anyamannya. Inspirasinya datang dari seorang warga Cimahi yang merupakan penggagas Asosiasi Bambu Sedunia. Ciawitali sendiri merupakan nama suatu kampung di Kecamatan Cimahi Tengah yang banyak ditumbuhi rumpun bambu.
12.   Batik Bandung Barat
Batik Oncom

 



 

Pancawarna oncom dengan gambar bunga bakung memiliki makna tersendiri. Bunga bakung atau yang disebut dengan bunga lily merupakan sekumpulan tanaman hias yang sangat indah dengan berbagai warna dan bisa hidup diberbagai lingkungan.


Demikian macam batik yang ada di Indonesia.

Sumber : Berbagai sumber

Sunday, September 6, 2020

Menyusun Ringkasan Isi Teks Laporan Hasil Observasi


Menyusun Ringkasan Isi Teks Laporan Hasil Observasi

 

Wayang


Wayang adalah seni pertunjukan yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya asli Indonesia. UNESCO, lembaga yang mengurusi kebudayaan dari PBB, pada 7 November 2003 menetapkan wayang sebagai pertunjukan bayangan boneka tersohor berasal dari Indonesia. Wayang merupakan warisan mahakarya dunia yang tidak ternilai dalam seni bertutur (Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity).

Para wali songo, penyebar agama Islam di Jawa sudah membagi wayang menjadi tiga. Wayang kulit di Timur, wayang wong atau wayang orang di Jawa Tengah, dan wayang golek atau wayang boneka di Jawa Barat. Penjenisan tersebut disesuaikan dengan penggunaan bahan wayang. Wayang kulit dibuat dari kulit hewan ternak, misalnya kulit kerbau, sapi, atau kambing. Wayang wong berarti wayang yang ditampilkan atau diperankan oleh orang. Wayang golek adalah wayang yang menggunakan boneka kayu sebagai pemeran tokoh. Selanjutnya, untuk mempertahankan budaya wayang agar tetap dicintai, seniman mengembangkan wayang dengan bahan-bahan lain, antara lain wayang suket dan wayang motekar.

Wayang kulit dilihat dari umur, dan gaya pertunjukannya pun dibagi lagi menjadi bermacam jenis. Jenis yang paling terkenal, karena diperkirakan memiliki umur paling tua adalah wayang purwa. Purwa berasal dari bahasa Jawa, yang berarti awal. Wayang ini terbuat dari kulit kerbau yang ditatah, dan diberi warna sesuai kaidah pulasan wayang pendalangan, serta diberi tangkai dari bahan tanduk kerbau bule yang diolah sedemikian rupa dengan nama cempurit yang terdiri atas tuding dan gapit.

Wayang wong (bahasa Jawa yang berarti ‘orang’) adalah salah satu pertunjukan wayang yang diperankan langsung oleh orang. Wayang orang yang dikenal di suku Banjar adalah wayang gung, sedangkan yang dikenal di suku Jawa adalah wayang topeng. Wayang topeng dimainkan oleh orang yang menggunakan topeng. Wayang tersebut dimainkan dengan iringan gamelan dan tari-tarian. Perkembangan wayang orang pun saat ini beragam, tidak hanya digunakan dalam acara ritual, tetapi juga digunakan dalam acara yang bersifat menghibur.

Selanjutnya, jenis wayang yang lain adalah wayang golek yang mempertunjukkan boneka kayu. Wayang golek berasal dari Sunda. Selain wayang golek Sunda, wayang yang terbuat dari kayu adalah wayang menak atau sering juga disebut wayang golek menak karena cirinya mirip dengan wayang golek. Wayang tersebut kali pertama dikenalkan di Kudus. Selain golek, wayang yang berbahan dasar kayu adalah wayang klithik. Wayang klithik berbeda dengan golek. Wayang tersebut berbentuk pipih seperti wayang kulit. Akan tetapi, cerita yang diangkat adalah cerita Panji dan Damarwulan. Wayang lain yang terbuat dari kayu adalah wayang papak atau cepak, wayang timplong, wayang potehi, wayang golek techno, dan wayang ajen.

Perkembangan terbaru dunia pewayangan menghasilkan kreasi berupa wayang suket. Jenis wayang ini disebut suket karena wayang yang digunakan terbuat dari rumput yang dibentuk menyerupai wayang kulit. Wayang suket merupakan tiruan dari berbagai figur wayang kulit yang terbuat dari rumput (bahasa Jawa: suket). Wayang suket biasanya dibuat sebagai alat permainan atau penyampaian cerita pewayangan kepada anak-anak di desa-desa Jawa.

Dalam versi lebih modern, terdapat wayang motekar atau wayang plastik berwarna. Wayang motekar adalah sejenis pertunjukan teater bayang-bayang atau serupa wayang kulit. Namun, jika wayang kulit memiliki bayangan yang berwarna hitam saja, wayang motekar menggunakan teknik terbaru hingga bayang-bayangnya bisa tampil dengan warna-warni penuh. Wayang tersebut menggunakan bahan plastik berwarna, sistem pencahayaan teater modern, dan layar khusus.

Semua jenis wayang di atas merupakan wujud ekspresi kebudayaan yang dapat dimanfaatkan dalam berbagai kehidupan antara lain sebagai media pendidikan, media informasi, dan media hiburan. Wayang bermanfaat sebagai media pendidikan karena isinya banyak memberikan ajaran kehidupan kepada manusia. Pada era modern ini, wayang juga banyak digunakan sebagai media informasi. Ini antara lain dapat kita lihat pada pagelaran wayang yang disisipi informasi tentang program pembangunan seperti keluarga berencana (KB), pemilihan umum, dan sebagainya.Yang terakhir, meski semakin jarang, wayang masih tetap menjadi media hiburan.

 

 (Sumber: http://istiqomahalmaky.blogspot.co.id)

 

 

Sebuah ringkasan pada dasarnya merupakan rangkaian pokok-pokok pikiran yang dirangkai menjadi satu dengan tetap memerhatikan urutan isi bagian demi bagian, dan sudut pandang (pendapat) pengarang tetap diperhatikan dan dipertahankan. Untuk menyusun sebuah ringkasan, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah membaca pemahaman isi teks, kemudian menemukan pokok-pokok isi informasi di dalamnya.

Pokok-pokok isi sebuah teks dapat ditemukan dengan menemukan kalimat utamanya. Kalimat utama adalah kalimat yang di dalamnya memiliki pokok pikiran atau gagasan utama yang menjadi dasar pengembangan sebuah paragraf. Gagasan utama bersifat umum dan dapat melingkupi semua isi yang ada dalam sebuah paragraf.

 

Sekarang, bacalah contoh analisis gagasan pokok setiap paragraf dalam teks Wayang di atas.

Gagasan Pokok

Paragraf

Wayang adalah seni pertunjukan yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya asli Indonesia.

Wayang adalah seni pertunjukan yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya asli Indonesia. UNESCO, lembaga yang membawahi kebudayaan dari PBB, pada 7 November 2003 menetapkan wayang sebagai pertunjukan bayangan boneka tersohor dari Indonesia, sebuah warisan mahakarya dunia yang tidak ternilai dalam seni bertutur (Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity). Wayang dapat dibedakan berdasarkan bahannya yaitu wayang kulit, yang biasanya terbuat dari kulit hewan ternak, bisa berupa kerbau, sapi, atau kambing, wayang wong berarti wayang yang ditampilkan atau diperankan oleh orang, wayang golek, dan wayang suket dan wayang motekar.

 

Di bawah adalah contoh format isian untuk menentukan gagasan pokok dari tiap paragraf

Gagasan Pokok

Paragraf

                          

                          

                          

                          

                          

                          

                          

Wayang kulit dilihat dari umur, dan gaya pertunjukannya pun dibagi lagi menjadi bermacam jenis. Jenis yang paling terkenal, karena diperkirakan memiliki umur paling tua adalah wayang purwa. Purwa berasal dari bahasa Jawa, yang berarti awal. Wayang ini terbuat dari kulit kerbau yang ditatah, dan diberi warna sesuai kaidah pulasan wayang pendalangan, diberi tangkai dari bahan tanduk kerbau bule yang diolah sedemikian rupa dengan nama cempurit yang terdiri atas tuding dan gapit.

 

 

                          

                          

                          

 

Cerita yang biasanya digunakan adalah Ramayana dan Mahabharata. Wayang purwa terdiri atas beberapa gaya atau gagrak, seperti gagrak Kasunanan, Mangkunegaraan; Ngayogyakarta, Banyumasan, Jawatimuran, Kedu, Cirebon, dan sebagainya. Selain wayang purwa, jenis wayang kulit yang lain yaitu: wayang madya wayang gedog wayang dupara, wayang wahyu, wayang suluh, wayang kancil, wayang calonarang, wayang krucil, wayang ajen, wayang sasak, wayang sadat, wayang parwa wayang arja, wayang gambuh, wayang cupak, dan wayang beber yang saat ini masih berkembang di Pacitan.

                          

                          

                          

                          

                          

                          

                          

                          

                          

 

Wayang wong (bahasa Jawa yang berarti ‘orang’) adalah salah satu pertunjukan wayang yang diperankan langsung oleh orang. Wayang orang yang dikenal di suku Banjar adalah wayang gung, sedangkan yang dikenal di suku Jawa adalah wayang topeng. Wayang topeng dimainkan oleh orang yang menggunakan topeng. Wayang tersebut dimainkan dengan iringan gamelan dan tari-tarian. Perkembangan wayang orang pun saat ini beragam, tidak hanya digunakan dalam acara ritual, tetapi juga digunakan dalam acara yang bersifat menghibur.

                          

                          

                          

                          

                          

                          

                          

                          

                          

 

Selanjutnya, jenis wayang yang lain adalah wayang golek yang mempertunjukkan boneka kayu. Wayang golek berasal dari Sunda. Wayang ini disebut juga sebagai wayang thengul. Selain wayang golek Sunda, wayang yang terbuat dari kayu adalah wayang menak atau sering juga disebut wayang golek menak karena cirinya mirip dengan wayang golek. Wayang tersebut kali pertama dikenalkan di Kudus. Selain golek, wayang yang berbahan dasar kayu adalah wayang klithik. Wayang klithik berbeda dengan golek. Wayang tersebut berbentuk pipih seperti wayang kulit. Akan tetapi, cerita yang diangkat adalah cerita Panji dan Damarwulan. Wayang lain yang terbuat dari kayu adalah wayang papak atau cepak, wayang timplong, wayang potehi, wayang golek techno, dan wayang ajen.

 

 

                          

                          

                          

                          

                          

                          

                          

                          

 

Perkembangan terbaru dunia pewayangan menghasilkan kreasi berupa wayang suket. Disebut wayang suket karena wayang yang digunakan terbuat dari rumput yang dibentuk menyerupai wayang kulit. Wayang suket merupakan tiruan dari berbagai figur wayang kulit yang terbuat dari rumput (bahasa Jawa: suket). Wayang suket biasanya dibuat sebagai alat permainan atau penyampaian cerita pewayangan kepada anak-anak di desa-desa Jawa.

                          

                          

                          

                          

                          

                          

                          

                          

                          

 

Dalamversilebihmodern, terdapatwayangmotekar atau wayang plastik berwarna. Wayang motekar adalah sejenis pertunjukan teater bayang-bayang atau serupa wayang kulit. Akan tetapi, jika wayang kulit memiliki bayangan yang berwarna hitam saja, wayang motekar menggunakan teknik terbaru hingga bayang-bayangnya bisa tampil dengan warna-warni penuh. Wayang motekar ditemukan dan dikembangkan oleh Herry Dim setelah melewati eksperimen lebih dari delapan tahun (1993 – 2001). Wayang tersebut menggunakan bahan plastik berwarna, sistem pencahayaan teater modern, dan layar khusus.

                          

                          

                          

                          

                          

                          

                          

                          

                          

 

Semua jenis wayang di atas merupakan wujud ekspresi kebudayaan yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pendidikan karena dapat dijadikan sarana untuk menyampaikan ajaran-ajaran yang baik dengan cara yang menarik. Pemerintah juga sering menggunakan wayang sebagai media informasi, misalnya dengan menggelar wayang yang disisipi informasi tentang program pembangunan seperti keluarga berencana (KB), pemilihan umum, dan sebagainya. Terakhir, meski semakin jarang, wayang masih tetap menjadi media hiburan. Dengan kata lain, wayang mempunyai banyak manfaat bagi kehidupan antara lain sebagai media pendidikan, media informasi, dan media hiburan.

 

 

Materi diatas adalah salah satu conto format untuk menentukan gagasan pokok pada Laporan Hasil Observasi. Semoga dapat bermanfaat.

 

Sumber : Buku Paket Bahasa Indonesia Kelas X K 13